Untuk yang kedua kalinya aku salah menuliskan cerita tentang seseorang dalam blog ini.
Dia berakhir dengan rasa sakit. Berakhir dengan pergi meninggalkan ku demi seseorang yang dia cintai.
Semua kisah ini berakhir dengan menyisahkan luka di hati ku. Melihat dia bersama orang lain.
Enam belas bulan yang rasanya aku teramat bodoh yang selama ini aku anggap semuanya cinta.
Satu tahun lebih terbuang sia-sia. Membuat kisah yang pada akhirnya hanyalah sebuah kenang yang menyayat menjadikan luka di hati.
Saat ini mungkin kamu sedang bahagianya dengan orang yang kamu bilang pacar. Tapi aku percaya seiring berjalannya waktu dia akan kamu sakiti juga hatinya. Dia akan kamu khianati hatinya. Dia akan kamu bohongi kepercayaannya.
Semuanya hanya butuh waktu. Suatu saat nanti, aku percaya itu. Karena aku tau kamu yang sesungguhnya. Aku paham bagaimana kamu memperlakukan orang yang mencintaimu dengan tulus.
Saat ini kamu sedang dilanda kebahagiaan yang teramat sangat menyengat hati. Tapi aku yakin, suatu saat kamu akan berpaling darinya. Ketika kamu bosan dan mencari penggantinya. Pasti. Namun aku tak tau kapan waktunya. Yang jelas itu akan terjadi. Semua rasa sakit di hati ini akan tertawa ketika saat itu akan tiba nantinya.
Aku akan menanti ketika saat itu tiba.
Mungkin lama, tak apa. Aku akan tertawa bahagia nantinya, sangat terbahak melihat orang yang menghancurkan hati ku saat itu juga hatinya tersayat teramat luka melebihi rasa sakit ku saat dia hadir dan mencoba meraihnya. Saat ini aku akui dia memenangkan hatinya. Tapi ingat, kamu hanya seperti piala bergilir. Saat ini kamu berada di tangannya, tapi suatu saat piala itu akan berpindah tangan ke orang lain yang dapat memenangkan hatinya.
Saat ini kamu mungkin tak peduli bagaimana tersiksanya hati ku.
Tapi suatu saat nanti kamu akan merindukan ku, mengingat kisah kita yang dulu. Pasti kamu akan rindu akan hadir ku. Sekarang aku hanya ingin memperhatikan kamu dari sini, menanti kapan saatnya si berengsek itu hatinya kamu sakiti. Menanti kapan saatnya aku muncul dan mentertawakan semua ini. Semua ini akan ada karmanya, aku yakin.
Hey kamu..
Yang stock maaf ku selalu tersedia banyak untuk mu.
Aku akan tertawa nantinya. Pasti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar